Radiesthesi – Pendulum – Biotensor

Posted by on 17 September 2009 in Artikel Kesehatan | 0 comments

Penggunaan radiesthesia di bidang kesehatan semakin luas ( di Inggris disebut Psionic ) .  Namun  di sisi lain banyak pihak juga menganggap radhiestesi merupakan hal yang kontroversial dan sulit untuk dirasionalisasikan. Namun telah banyak fakta pula keberhasilan penggunaan radiesthesia ini dalam membantu mendiagnosa maupun mencari therapi/ obat yang cocok untuk suatu penyakit.

RADIESTHESIA

MedikaHolistik.Com

Penggunaan pendulum biasanya untuk mendiagnosa suatu penyakit dan menemukan obat yang cocok dengan si penderita.  Penggunaan pendulum ini sudah ada sejak jaman dahulu kala, zaman neolithikum dan zaman mesir kuno. Di  Eropa sendiri penggunaan pendulum ini tidak diketahui  sebelum tahun 1240 yang mana Robert Fludd menulis mengenai pendulum ini.

Dalam bahasa prancis penggunaan pendulum untuk medis disebut sebagai radiesthesia.  Dua pendeta dari prancis Abbes Bouley dan Mermet dan radiestet lainnya Turenne, Lesourd, dan Bovis adalah yang pertama-tama memberikan perhatian yang besar terhadap penggunaan pendulum untuk kepentingan medis.  Abbe Mermet menekankan pentingnya keahlian penggunaan pendulum ini dalam bukunya  yang berjudul Principle and Practice of Radiesthesia yang berisi catatan dan cerita mengenai pengalamannya selama 40 tahun menggunakan  pendulum.  Buku ini menjadi buku klasik pada saat itu.  Hal   yang menarik  dalam bukunya yaitu membuat metode interpretasi penilaian  radiesthesia.

Penggunaan radiesthesia di bidang kesehatan semakin luas ( di Inggris disebut Psionic ) .  Namun  di sisi lain banyak pihak juga menganggap radhiestesi merupakan hal yang kontroversial dan sulit untuk dirasionalisasikan. Namun telah banyak fakta pula keberhasilan penggunaan radiesthesia ini dalam membantu mendiagnosa maupun mencari therapi/ obat yang cocok untuk suatu penyakit.

HOW DOES IT WORK ?

Pertanyaan klasik utama yang selalu diperdebatkan untuk mendapatkan suatu jawaban yang lebih rasional dari cara kerja radiesthesia ini.  Mekanisme pasti bagaimana radisthesia bekerja ada berbagai macam pendapat. Namun dapat dipastikan radisthesia ini merupakan fenomena supersensori.  Radiesthesia baik yang digunakan untuk medis maupun tidak, membutuhkan badan yang secara alami lebih sensitif pada satu orang. Dengan perkataan lain :  ada sesuatu di dalam tubuh  yang berfungsi sebagai amplifier dari suatu radiasi benda yang sedang dipikirkan/konsentrasikan. Lakhowski memberikan teori  bahwa setiap sel yang hidup beresonansi dan vibrasi  dengan semacam energi . Bila sel mengalami disfungsi atau terkena penyakit , maka energi di sekitar sel akan berubah dan ini dapat dideteksi.   Seperti mesin EKG yang digunakan untuk melihat gambaran listrik jantung, EEG melihat gambaran listrik otak,  EMG melihat gambaran listrik otot namun masih banyak organ yang tidak dapat dideteksi kelistrikannya dengan alat modern.  Melalui radiesthesia ini dapat diukur perubahan-perubahan dalam tiap sel maupun organ.

Ada beberapa kegunaan  dan manfaat radhiestesia   :

1. Pencarian air, minyak bumi dan mineral.

2. Bidang arsitektur : untuk melihat adanya geopati.

3. Pencarian orang yang hilang.

4. Pertanian : mencari struktur tanah yang baik, pemilihan pupuk dsb.

5. Melihat kepribadian seseorang dalam hubungan pekerjaan.

6. Mencari bahan-bahan tanaman, obat ,teknik pengobatan yang sesuai pada tiap individu.

7. Mendeteksi adanya polutan termasuk zat radioaktif.

Bacaan lebih lanjut :

1. Stanway A. Complementary Medicine 1994

2. Inglis B. Alternative Medicine

3. Mermet A. Principle and Practice of radiesthesia

4. Laub E. Diagram Radiasi, membahas rahasia pendulum.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>